masa subur wanita

Menghitung Masa Subur Wanita

Mengetahui masa subur sangat penting bagi pasangan suami-istri. Baik yang ingin segera memiliki anak maupun yang menerapkan pembatasan atau KB (Keluarga Berencana). Mehitung masa subur wanita dapat dilakukan dengan beberapa cara.

Masa subur adalah masa dimana sel telur seorang wanita siap dibuahi oleh sperma. Jika pada masa ini sel telur berhasil dibuahi oleh sperma maka kemungkinan terjadinya kehamilan cukup besar. Usia sel telur adalah 1 – 2 hari saja. Jika tidak ada sel sperma yang membuahi maka sel telur tersebut akan mati dan akan keluar dari tubuh bersama dengan darah haid. Ada beberapa teknik menghitung masa subur

A. Siklus Haid

Untuk menghitung masa subur yang harus dilakukan adalah menghitung siklus haid. Siklus haid adalah jarak antara hari pertama haid sampai hari pertama haid berikutnya

Contoh:

Hari pertama haid tanggal 29 Januari

Hari pertama haid berikutnya tanggal 25 Februari

Maka siklus haidnya adalah 27 hari.

Siklus haid normal berkisar antara 15 – 45 hari dengan rata-rata adalah 28 hari. Panjang pendeknya siklus haid dipengaruhi oleh banyak faktor seperti faktor fisik maupun faktor psikis. Faktor fisik misalnya kelelahan, kesibukan, makanan atau gizi. Faktor psikis misalnya tingkat stres. Jika anda memiliki siklus haid tidak normal segera cek kesehatan ke dokter.

Siklus haid ditentukan oleh jarak antara dua waktu haid (hari pertama haid bulan ke-2 – hari pertama haid bulan ke-1). Siklus haid bisa ditentukan dalam jangka waktu minimal enam bulan atau enam kali haid. Masa subur adalah sekitar 3 hari sebelum dan sesudah

Untuk menghitung masa subur dapat digunakan rumus

Masa ovulasi = hari pertama haid terakhir + siklus menstruasi – 14

Misalkan pada siklus haid diatas, hari pertama haid terakhir adalah 25 Juni

Masa ovulasi = 25 Juni + 27 – 14 = 8 Juli

Masa subur sekitar tanggal 5 Juli sampai 11 Juli.

Jika  pada masa tersebut sel telur berhasil dibuahi oleh sel sperma maka tingkat kehamilan cukup besar.

B. Deteksi Subu Tubuh dan Kondisi Lendir Rahim

Umumnya suhu tubuh akan meningkat sekitar 0,5 C menjelang masa ovulasi. Peningkatan suhu tubuh ini berkaitan dengan meningkatnya homor progesteron. Deteksi dengan suhu tubuh juga dapat ditentukan selama 6 bulan.

Kondisi lendir rahim juga dapat menjadi tanda masa subur wanita. Pada masa subur, lendir yang dihasilkan akan lebih banyak dan lebih jernih daripada biasanya. Pemeriksaan kondisi lendir rahim bisa dilakukan dengan cara diraba. Lendir yang dihasilkan pada masa subur berupa cairan bening seperti putih telur sehingga alat kelamin terasa lembab. Sehingga kebanyakan wanita mengaggap ini sebagai keputihan. Sedangkan diluar masa subur lendir mulut rahim yang dihasilkan hanya sedikit dan kental sehingga kelamin terasa kering.

C. Alat tes kesuburan dan USG

Mendeteksi masa subur dapat dilakukan dengan alat tes kesuburan yang dapat dibeli di apotek atau toko online dan dengan pemeriksaan USG. Alat tes kesuburan cara pemakaiannya seperti alat tes kehamilan yaitu pengecekan pada urin yang pertama kali keluar pada pagi hari atau setelah bangun tidur. Reaksi yang dihasilkan biasanya ditunjukkan dengan perubahan warna. Pemeriksaan dengan USG dapat mendeteksi ovulasi 24 sampai 36 jam yang akan datang. Memang alat tes kesuburan dan USG dapat mendeteksi masa subur dengan cukup akurat jika dibandingkan dengan metode siklus haid maupun suhu tubuh dan lendir rahim. Tetapi, tentu saja biaya yang harus dikeluarkan lebih mahal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated