akuntansi perseroan modal saham

Akuntansi Perseroan : Karakteristik Modal Saham

Akuntansi perseroan Modal Saham pengertian perseroan

Perseroan adalah perusahaan yang modalnya terdiri dari sero-sero atau saham-saham.

Karakteristik perseroan

Pertama, memiliki badan hukum tersendiri

Kedua, hak pemilikan pada perseroan dapat dipindahtangankan

Ketiga, tanggungjawab utang terbatas

Keempat, memiliki struktur organisasi tertentu

Kelima, pengenaan pajak ganda (pajak perusahaan dan pajak atas laba yang diterima pemilik saham)

Keenam, diatur dalam peraturan pemerintah

Modal perseoran

Modal perseroan adalah jumlah modal yang disebut dalam akta pendirian dan merupakan suatu jumlah maksimum sejauh perseoran dapat mengeluarkan sertifikat saham.

Modal perseroan tidak ditempatkan seluruhnya sekaligus, tetapi ada sebagian yang ditempatkan dan ada sebagian yang masih disimpan dalam portofolio.

Modal yang ditempatkan terdiri atas modal yang telah disetor dan agio saham, serta modal yang belum disetor atau saldo laba yang menampung laba atau rugi yang diperoleh perusahaan.

Contoh 1

PT Bali didirikan dengan modal statutair 1.000.000 lembar, nominal @ Rp 10.000,00 ditempatkan 300.000 lembar dengan kurs 110 atau Rp 11.000,00 dan disetor 200.000 lembar. Dalam neraca, penyajian modal pemegang saham akan tampak sebagai berikut:

PT Bali

Neraca

Per..

Modal pemegang saham:

Modal saham (statutair) 1.000.000 lembar. ditempatkan 300.000 lb, disetor 200.000 lb, nominal @Rp 10.000……….Rp 2.000.000.000,00

Kelebihan setoran diatas nilai nomial (agio saham)………………….. Rp 200.000.000,00*)

Jumlah modal pemegang saham………………..Rp 2.200.000.000,00

*) (Rp 11.000 – Rp 10.000)x200.000= Rp 200.000.0000,00

Contoh 2

Apabila perseroan telah menjalankan kegiatannya, modal pemegang saham selain yang berasal dar setoran pada contoh 1  juga ada yang berasal dari saldo laba yang tidak dibagikan dalam bentuk deviden. Seandainya PT Bali mempunyai laba ditahan Rp 1.500.000.000,00 maka penyajian modal pemegang saham adalah sebagai berikut:

PT Bali

Neraca

Per..

Modal pemegang saham:

Modal saham (statutair) 1.000.000 lb, ditempatkan 300.000 lb, disetor 200.000 lb, nominal @Rp 10.000,00……………Rp 2.000.000.000,00

Kelebihan setoran diatas nominal (agio saham)…………Rp 200.000,00

Jumlah modal disetor…………………..Rp 2.200.000.000,00

Saldo laba………………………….Rp 1.500.000.000,00

Jumlah modal pemegang saham…………….Rp 3.700.000.000,00

Karakteristik modal saham

Pertama, pembagian modal perseroan dalam sertifikat saham diatur dalam anggaran dasar perseroan

Kedua, pada setiap lembar saham harus dinyatakan nominalnya

Ketiga, saham dapat dikeluarkan atas nama atau atas unjuk

Keempat, saham-saham yang ditempatkan tetapi belum dibayar penuh harus dituliskan atas nama

Kelima, perdagangan saham atas anam harus seizin perseroan terbatas yang bersangkutan

Maksud dikeluarkannya saham atas nama adalah agar tidak mudah terjadi perpindahan pemilik perseroan, karena probadi-pribadi para pemegang saham dibutuhkan oleh perusahaan. Saham atas nama biasanya banyak ditemukan pada perseroan tertutup, yang para pemegang sahamnya adalah orang-orang tertentu saja

Pada saham atas tunjuk tidak disebutkan siapa yang memiliki saham tersebut. Setiap orang yang memegang saham atas tunjuk mempunyai hak dan kewajiban sebagai pemegang saham

Demikianlah penjelasan Akuntansi perseroan : Karakteristik Modal Saham

Sumber: Sugiarto. Pengantar Akuntansi. 2020. Tanggerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka

Selanjutnya…

One thought on “Akuntansi Perseroan : Karakteristik Modal Saham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated