Dua pendekatan dalam manajemen adalah pendekatan sistem

DUA PENDEKATAN DALAM MANAJEMEN

DUA PENDEKATAN DALAM MANAJEMEN

Dua pendekatan dalam manajemen adalah pendekatan sistem dan pendekatan kontigensi

  1. PENDEKATAN SISTEM

Pendekatan sistem pada manajemen bermaksud untuk memandang organisasi sebagai suatu kesatuan, yang terdiri dairi bagian-bagian yang saling berhubungan. Sebagai prinsip fundamental, pendekatan sistem adalah sangat mendasar. Suatu sistem terdiri dari elemen- elemen yang berhubungan dan saling tergantung. Jadi, menurut devisi, hampor setiap fenomena dapat dianalisa dan disajikan dari sudut pandangan sistem. Sistem-sistem biologis, phisik, ekonomi, social-budaya adalah beberapa contoh.

baca juga: manajemen perilaku atau hubungan manusia

Teori manajemen modern cenderung memandang organisasi sebagai sistem terbuka, dengan dasar analisa konsepsional, dan didasarkan pada data empiric serta sifatnya sintesis dan integratif. Sistem terbuka pada hakikatnya meruapakan proses transformasi masukan yangf menghasilkan keluaran ; transformasi terdiri dari aliran indormasi dan sumber daya-sumber  daya. Sistem yg melakukan interaksi dengan lingkungan dimana kebalikannya, sistem tertutup tidak melakukan interaksi dengan lingkungan.

  1. PENDEKATAN KONTINGENSI

Pendekatan Kontingensi Pendekatan ini dikembangkan oleh para manajer, konsultan dan peneliti yang mencoba untuk menerapkan konsep-konsep dari berbagai aliran/ teori manajemen dalam situasi kehidupan nyata Menurut pendekatan ini tugas manajer adalah mengidentifikasi teknik mana, pada situasi tertentu, dibawah keadaan tertentu, dan pada waktu tertentu, akan membantu pencapaian tujuan manajemen Perbedaan kondisi dan situasi membutuhkan aplikasi teknik manajemen yang berbeda pula, karena tidak ada teknik, prinsip dan konsep universal yang dapat diterapkan dalam seluruh kondisi.

baca juga: etika manjerial seorang manajer

Sebagai contoh, dimana karyawan membutuhkan dorongan untuk meningkatkan produktivitas, pendekatan klasik akan mengemukakan penyederhanaan kerja, tetapi pendekatan hubungan manusiawi berusaha menciptakan iklim yang dapat memotivasi karyawan dan mengusulkan perluasan kerja. Mana metoda yang paling baik? Bila karyawan tidak terdidik (unskilled) serta kesempatan latihan dan sumber daya terbatas, penyederhanaan kerja mungkin merupakan penyelesaian yang paling baik. Tetapi bila karyawan terlatih dan kepuasan kerja adalah kebutuhan mereka, program perluasan kerja mungkin lebih efektif. Kadang-kadang dalam situasi tertentu digunakan kombinasi kedua pendekatan tersebut.

Pendekatan kontingensi telah berkembangan dibeberapa bidang manajemen seperti perancangan organisasi , kepemimpinan, motivasi, perencanaan, yang strategis dan dinamika kelompok. Pendekatan ini bermaksud untuk menjembatani gap yang ada antara teori dan praktek. Jadi pendekatan kontingensi muncul sebagai tanggapan atas ketidakpuasan terhadap anggapan universalitas, dan kebutuhan untuk memasukkan berbagai variable lingkungan kedalam teori praktek dan manajemen.

Ada tiga bagian utama dalam kerangka konsepsual menyeluruh untuk pendekatan kontingensi : Lingkungan, konsep-konsep, dan teknik-teknik manajemen dan hubungan kontingensi antara keduanya.

REFERENSI:

Amirullah. 2015. Pengantar Manajemen. Jakarta : Mitra Wacana Media.

Anton Mulyono Aziz dan Maya Irjayanti, 2014. Manajemen. Bandung: Mardika Group.

Malayu Hasibuan. 2016. Manajemen: Dasar, Penegertian, dan Masalah, Edisi Revisi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Ramli, Rusli, dkk. 2017. Asas-Asas Manajemen. Tanggerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka

Wibowo, sapurno. 2009. Pengantar Manajemen Bisnis. Politeknik Telkom. Bandung

2 thoughts on “DUA PENDEKATAN DALAM MANAJEMEN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated