Pasar Uang

FUNGSI PASAR VALUTA ASING

FUNGSI PASAR VALUTA ASING

Fungsi pasar valuta asing adalah:

Transfer daya beli

Misalnya importir Indonesia membeli mobil dari eksportir Jepang. Jika transaksi jual beli mobil tersebut dilakukan dalam mata uang Jepang, Yen, maka importir Indonesia harus menukar Rupiah terlebih dahulu dengan Yen untuk melakukan pembayaran. Pasar valuta asing dalam hal ini menyediakan mekanisme untuk melakukan transfer daya beli tersebut.

Penyediaan kredit

Pasar valuta asing menyediakan instrumen-instrumen pembayaran seperti Banker’s Acceptance dan L/C yang dapat mempermudah pembayaran dalam transaksi perdagangan internasional.

Mengurangi risiko valuta asing

Risiko valuta asing yang dimaksud misalnya adalah terjadi perubahan kurs yang tiba-tiba sehingga mempengaruhi besarnya keuntungan yang diperkirakan dalam transaksi perdagangan internasional.

Baca Juga: INSTRUMEN DALAM PASAR UANG

Transaksi yang dilakukan oleh bank yang berkaitan dengan valuta asing, misalnya adalah jual beli mata uang asing, transfer ke luar negeri, dan penerbitan sertifikat deposito dalam valuta asing. Dalam melakukan transaksi valuta asing ini, bank harus memperhitungkan kurs jual beli. Kurs jual beli adalah harga suatu mata uang terhadap mata uang lainnya atau nilai dari  suatu mata uang terhadap nilai mata uang lainnya. Kurs tersebut senantiasa mengalami perubahan mengikuti mekanisme pasar. Dollar Amerika Serikat merupakan mata uang yang paling banyak digunakan dalam transaksi di pasar valuta asing.

Transaksi Pasar Valuta Asing

Dengan semakin mengglobalnya perekonomian dunia, pasar valuta asing pun semakin berkembang dan mencakup transaksi yang semakin canggih, seperti: 1) transaksi spot, 2) transaksi forward, dan 3) transaksi swap.

Transaksi Spot

Kontrak spot adalah perjanjian antara penjual dan pembeli pada waktu 0 saat penjual valuta asing menyetujui untuk memberikan valas segera dan pembeli valas tersebut menyetujui untuk melakukan pembayaran segera (lihat gambar). Oleh karena itu, ciri khusus dari kontrak spot adalah pertukaran segera dan secara bersamaan antara uang dan barang yang dibeli.

Sebagai contoh, Bank A di Indonesia hendak membeli mata uang Poundsterling sebesar GBP 10.000.000 di Bank B Singapura dengan menggunakan mata uang Dollar Amerika Serikat. Kurs spot pada hari transaksi adalah US$ 1,4984/GBP. Dengan transaksi spot, Bank B akan mentransfer Bank A uang sejumlah GBP 10.000.000 dan pada waktu yang sama Bank A akan melakukan pembayaran ke Bank B sebesar US$ 14.984.000.

Transaksi Forward

Kontrak forward adalah perjanjian antara penjual dan pembeli pada waktu 0, namun pertukaran antara uang dengan valas yang dijual dilakukan  di waktu yang akan datang.

Dalam transaksi forward, kurs ditentukan pada saat kontrak dibuat, tetapi pembayaran dan penyerahan valuta asing dilakukan pada saat kontrak jatuh tempo. Transaksi forward biasanya sering digunakan untuk tujuan hedging dan spekulasi. Hedging adalah tindakan untuk menghindari kerugian akibat terjadinya perubahan kurs.

Contoh transaksi forward untuk tujuan hedging adalah sebagai berikut: seorang pengusaha memiliki utang dalam mata uang Dollar Amerika Serikat yang harus dilunasi 6 bulan yang akan datang. Pengusaha tersebut melakukan kontrak forward dengan pemberi utang yang menyatakan bahwa utang akan dibayar 6 bulan yang akan datang dengan kurs pada saat kontrak dibuat yaitu sebesar Rp 7.800/US$. Pengusaha tersebut berusaha melakukan hedging karena diperkirakan 6 bulan yang akan datang, nilai Rupiah akan melemah terhadap Dollar sehingga nilai utangnya dalam Rupiah bisa naik mengikuti kenaikan Dollar. Oleh karena itu, kontrak forward biasanya cenderung dilakukan bila diperkirakan nilai Dollar akan menguat (apresiasi) terhadap Rupiah atau Rupiah melemah terhadap Dollar.

Transaksi forward juga dapat dilakukan untuk spekulasi. Spekulator dapat mengalami keuntungan atau kerugian dari fluktuasi kurs mata uang yang ditransaksikan. Kerugian akan dialami, misalnya, bila perubahan kurs Dollar terhadap Rupiah tidak setinggi yang diperkirakan atau lebih rendah daripada kurs kontrak forward. Sebaliknya, bila perubahan kurs Dollar jauh lebih tinggi daripada kurs kontrak forward, tentunya spekulator akan memperoleh keuntungan.

Transaksi Swap

Transaksi swap adalah transaksi/kontrak untuk membeli atau menjual valuta asing pada tanggal valuta tertentu sekaligus dengan perjanjian untuk menjual atau membeli kembali pada tanggal valuta berbeda di masa yang akan datang, dengan harga yang ditentukan pada tanggal kontrak. Kedua transaksi tersebut dilaksanakan sekaligus dan dengan pihak yang sama. Transaksi swap dapat dilakukan untuk jangka waktu 1 minggu sampai dengan 1 tahun.

Baca Juga: 7 FUNGSI SISTEM KEUANGAN

Contoh transaksi swap buy/sell adalah sebagai berikut: seorang pengusaha menerima pinjaman dalam mata uang Dollar dan menjual Dollar nya untuk memperoleh Rupiah pada valuta spot (pada saat menerima pinjaman), kemudian pengusaha tersebut membeli kembali Dollar dengan kurs Dollar terhadap Rupiah di masa yang akan datang (pada saat pelunasan pinjaman dalam Dollar).

Pengertian Pasar valuta asing adalah suatu transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.

Referensi :

Murti Lestari. 2015. Bank dan Lembaga Keuangan Nonbank. Penerbit Universitas Terbuka: Tanggerang Selatan. Hal 8.4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated