JENIS MACAM SEKTOR INDUSTRI BERDASARKAN BAHAN BAKU

JENIS MACAM SEKTOR INDUSTRI

Jenis macam sektor industri terbagi menjadi 9 (sembilan) dengan penjelasan sebagai berikut:

1 JENIS MACAM SEKTOR INDUSTRI BERDASARKAN TEMPAT BAHAN BAKU

a Industri Ekstraktif

Industri ekstraktif adalah industri yang bahan bakunya diambil langsung dari alam sekitar. Contoh dari industri ekstraktif adalah sebagai berikut:

a) Pertanian,

b) Perkebunan,

c) Perhutanan,

d) Perikanan,

e) Peternakan,

f) Pertambangan,

g) Dan lain-lain.

b Industri Nonekstraktif

Industri nonekstraktif adalah industri yang bahan baku utamannya didapat dari tempat lain selain alam sekitar.

c Industi Fasilitatif

Industri fasilitatif adalah industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang dijual kepada para konsumennya. Contoh dari industri fasilitatif adalah

a) Asuransi,

b) Perbankan,

Baca juga: Pengertian Industri Dan Identifikasi Kegiatannya

c) Transportasi,

d) Ekspedisi,

e) Dan lain-lain.

2 JENIS MACAM SEKTOR INDUSTRI BERDASARKAN BESAR KECILNYA MODAL

a Industri Padat Modal

Industri padat modal adalah industri yang dibangun dengan modal yang jumlahnya besar untuk kegiatan operasional maupun pembangunannya.

b Industri Padat Karya

Industri padat karya adalah industri yang lebih dititik beratkan pada sejumlah besar tenaga kerja atau pekerja dalam pembangunan serta pengoperasiannya.

3 JENIS MACAM SEKTOR INDUSTRI BERDASARKAN KLASIFIKASI ATAU PENJENISANNYA BERDASARKAN SK MENTERI PERINDUSTRIAN NO.19/M/I/1986

a Industri Kimia Dasar

Industri kimia dasar adalah industri yang bahan utama produknya dari bahan-bahan kimia. Contoh dari industri kimia dasar adalah:

a) Obat-obatan,

b) Kertas,

c) Pupuk,

d) Industri semen,

e) Dan lain-lain.

b Industri Mesin dan Logam Dasar

Industri mesin dan logam dasar adalah industri yang bahan utama untuk produknya berasal dari logam. Contoh dari industri mesin dan logam dasar:

a) Industri pesawat terbang,

b) Industri kendaraan bermotor,

c) Dan lain-lain.

c Industri Kecil

Industri kecil adalah industri yang pengelolaannya hanya dalam lingkup kecil. Contoh: industri roti, kompor minyak, makanan ringan, dan lain-lain.

d Aneka Industri

Aneka industri adalah industri yang memproduksi berbagai macam produk dan jenis. Contoh dari aneka industri:

a) Industri pakaian,

b) Industri minuman,

c) Industri makanan,

d) Dan lain-lain.

4 JENIS-JENIS/ MACAM INDUSTRI BERDASARKAN JUMLAH TENAGA KERJA

a Industri Rumah Tangga

Industri rumah tangga adalah industri yang jumlah karyawan/tenaga kerja berjumlah antara 1-4 orang.

Baca juga: Syarat Mendirikan Industri Dan Keuntung Yang Diperolehnya

b Industri Kecil

Industri kecil adalah industri yang jumlah karyawan/tenaga kerja berjumlah antara 5-19 orang.

c Industri Sedang atau Menengah

Industri sedang atau menengah adalah industri yang jumlah karyawan/tenaga kerja berjumlah antara 20-99 orang.

d Industri Besar

Industri besar adalah industri yang jumlah karayawan/tenaga kerja berjumlah antara 100 orang atau lebih.

5 PEMBAGIAN/ PENGGOLONGAN INDUSTRI BERDASARKAN PEMILIHAN LOKASI

a Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada pasar (market oriented industry).

Industri yang berorientasi pada pasar adalah industri yang didirikan sesuai dengan lokasi potensi target konsumen. Industri jenis ini akan mendekati kantong-kantong dimana konsumen potensial berada. Semakin dekat ke pasar akan semakin menjadi lebih baik.

b Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada tenaga kerja /labor (man power oriented industry)

Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada tenaga kerja adalah industri yang berada pada lokasi di pusat pemukiman penduduk karena biasanya sejenis perusahaan tersebut membutuhkan banyak tenaga kerja untuk lebih efektif dan efisien.

c Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada bahan baku (supply oriented industry)

Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada bahan baku adalah jenis industri yang mendekati lokasi di mana bahan baku berada untuk memangkas atau memotong biaya transportasi yang besar.

6 MACAM/MACAM INDUSTRI BERDASARKAN PRODUKTIVITAS PERORANGAN

a Industri Primer

Industri primer adalah yang barang-barang produksinya bukan hasil olahan langsung atau tanpa diolah terlebih dahulu. Contoh industri primer:

a. Hasil produksi pertanian,

b. Hasil produksi peternakan,

c. Hasil produksi perkebunan,

d. Hasil produksi perikanan,

e. Dan lain-lain.

b Industri Sekunder

Industri sekunder adalah industri yang bahan mentah diolah sehingga menghasilkan barang-barang untuk diolah kembali. Contoh:

a) Pemintalan benang sutra,

b) Komponen elektronik,

c) Dan lain-lain.

c Industri Tersier

Industri tersier adalah industri yang produk atau barangnya berupa layanan jasa. Contoh industri tersier:

a) Telekomunikasi,

b) Transportasi,

c) Perawatan kesehatan,

d) Dan lain-lain.

7 MACAM/MACAM INDUSTRI BERDASARKAN ASAL MODAL

a Industri PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri)

Industri PMDN merupakan industri yang modalnya secara keseluruhan berasal dari penanaman modal dalam negeri oleh para pengusaha swasta nasional atau pemerintah.

b Industri PMA (Penanaman Modal Asing)

Merupakan industri yang modalnya sebagian besar atau keseluruhan berasal dari penanaman modal asing. Contoh: PT Unilever.

Baca juga: Klasifikasi Dan Pembagian Sektor Industri

c Industri Patungan

Merupakan industri yang modalnya merupakan gabungan antara pemerintah atau swasta nasional dan industri asing.

8 MACAM/MACAM INDUSTRI BERDASARKAN TAHAPAN PRODUKSI

a Industri Hulu atau industri dasar

adalah industri yang mengolah bahan mentah, bahanbaku menjadi bahan setengah jadi

b Industri hilir

adalah industri yang mengolah bahan-bahan setengah jadi menjadi barang jadi.

9 MACAM/MACAM INDUSTRI BERDASARKAN BAHAN DASARNYA

a Industri dasar

adalah industri yang menghasilkan bahan dasar untuk industri lain.

b Industri konveksi

adalah industri yang menghasilkan pakaian jadi.

c Industri trafik

adalah industri yang semua bahan mentahnya diimpor.

d Industri perakitan/assembling

adalah industri yang mengusahakan perakitan meisn-mesin untuk memproduksi barang.

Sumber: Abdullah, Thamrin. 2017. Manajemen Produksi dan Industri Kecil. Tanggerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka 

Artkel terkait:

Pemikiran Ekonomi Neoklasik Alfred Marshall

Mazhab Neoklasik Produktivitas Marjinal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated