Tanggungjawab melekat pada industri harus diketahui oleh

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dapat dipahami sebagai suatu proses dalam organisasi serta dapat pula diartikan sebagai suatu kebijakan (policy). Sebagai suatu proses, Cushway (1994:13) misalnya, mendefinisikan MSDM sebagai ‘Part of the process that helps the organization achieve its objectives’. Pernyataan ini dapat diterjemahkan sebagai ‘bagian dari proses yang membantu organisasi mencapai tujuannya’.

baca juga: definisi manajemen

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia meliputi penggunaan SDM secara produktif dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi dan pemuasan kebutuhan pekerja secara individual. Stoner menambahkan bahwa karena berupaya mengintegrasi kan kepentingan orgarnisasi dan pekerjanya, maka Manajemen Sumber Daya Manusia lebih dari sekadar seperangkat kegiatan yang berkaitan dengan koordinasi SDM organisasi. MSDM adalah kontributor utama bagi keberhasilan organisasi. Oleh karena itu, jika MSDM tidak efektif dapat menjadi hambatan utama dalam memuaskan pekerja dan keberhasilan organisasi.

A.     Mengapa Sumber Daya Manusia harus dikelola

Saat ini sangat disadari bahwa SDM merupakan masalah perusahaan yang paling penting, karena :

  1. SDM menyebabkan sumber daya yang lain (bahan mentah, alat-alat kerja, mesin produksi, uang dan lingkungan kerja) dalam perusahaan,dapat berfungsi/ dijalankan.
  2. SDM dapat menciptakan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas perusahaan.
  3. Melalui MSDM yang efektif, mengharuskan manajer atau pimpinan menemukan cara terbaik dalam mendayagunakan orang-orang yang ada dalam lingkungan perusahaannya, agar tujuan-tujuan yang diinginkan dapat tercapai.

B.   Kegiatan Manajemen Sumber Daya Manajemen yang Spesifik dari Masing-masing Fungsi Manajemen

1) Perencanaan :

Menentukan tujuan standar, Menetapkan sistem dan prosedur, Menetapkan rencana atau proyeksi untuk masa depan

2)  Pengorganisasian :

Memberikan tugas khusus kepada setiap SDM, Membangun divisi/departemen, Mendelegasikan wewenang kepada SDM, Menetapkan analisis pekerjaan atau analisis jabatan, Membangun komunikasi, Mengkoordinasikan kerja antara atasan dengan bawahan.

baca juga: manajemen ilmiah

3)  Manajemen Staf :

 Menetapkan jenis atau tipe SDM yang akan dipekerjakan,Merekrut calon karyawan, Mengevaluasi kinerja, Mengembangkan karyawan, melatih, dan mendidik karyawan

4)  Kepemimpinan :

Mengupayakan agar orang lain dapat menyelesaikan peker-jaan yang menjadi tanggung jawabnya, Meningkatkan semangat kerja ,Memotivasi kerja karyawan.

5)  Pengendalian :

Menetapkan standar pencapaian hasil (target) kerja, Menetapkan standar mutu, Melakukan review atas hasil kerja, Melakukan tindakan perbaikan sesuai kebutuhan

6)  Pengawasan :

Melakukan audit terhadap kemungkinan adanya ketidak-cocokan dalam pelaksanaan ataupun sistem prosedur yang berlaku, sehingga menimbulkan risiko yang tidak baik bagi perusahaan di masa depan.

REFERENSI:

L Daft, Richard. 2005. Manajemen. Jakarta: Erlangga.

Priyono. 2007. Pengantar Manajemen. Sidoarjo: Zifatama Press

Ramli, Rusli, dkk. 2017. Asas-Asas Manajemen. Tanggerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka

Wibowo, sapurno. 2009. Pengantar Manajemen Bisnis. Politeknik Telkom. Bandung.

One thought on “Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated