Evolusi Sejarah perkembangan manajemen

Berbagai Pendekatan Hubungan Manajemen

Berbagai Pendekatan Hubungan Manajemen adalah sebagai berikut:

A.     Pendekatan Hubungan Manusiawi

Perkembangan berikutnya dalam manajemen dimulai sejak 1930 dan menjadi populer pada tahun 1950-an, yaitu manajemen yang banyak memberikan perhatian terhadap hubungan ke manusiaan kepada para karyawan. Pandangan ini muncul sebagai akibat dari kelemahan-kelemahan pada manajemen yang ber orientasi tugas (klasik) yang kemudian menimbulkan banyak kritik terhadapnya.

baca juga: teori manajemen klasik

Dengan gaya ortodoks dan otokratis itu, maka peker jaan menjadi monoton dan membosankan sehingga menimbulkan stres serta produktivitas menjadi mandeg atau bahkan menurun. Beberapa cabang utama dalam pendekatan hubungan manusia. Dalam cabang-cabang tersebut termasuk studi Hawthorne yang terkenal dan teori ke butuhan manusia dari Maslow, serta beberapa teori yang dibangun oleh Douglas McGregor, Chris Argyris, dan lainnya.

Pendekatan sumber daya manusia menyatakan bahwa manusia pada dasarnya bersifat sosial dan ingin mengaktualisasikan dirinya. Menurut pendekatan ini, di tempat kerja orang berusaha untuk memuaskan kebutuhan sosialnya, memberikan reaksi atas tekanan dari ke lompok serta berusaha memenuhi kebutuhan pribadi.

B.     Pendekatan Hubungan Sistem Manajemen

Sistem dapat diartikan sebagai kumpulan dari bagian – bagian yang saling berhubungan antar satu dengan yang lainnya yang secara bersama-sama mencapai tujuan tertentu. Sedangkan sub sistem itu sendiri adalah bagian kecil dari suatu sistem yang lebih besar.

Manajemen dapat dipandang sebagai suatu sistem terbuka yang berinteraksi dengan lingkungannya dalam proses mengubah input atau masukan sumber daya menjadi output atau keluaran produk (barang dan jasa). Lingkungan input merupakan aspek yang terpenting dalam suatu sistem terbuka. Lingkungan tersebut merupakan tempat asal sumber daya sekaligus umpan balik dari pelanggan, yang berdampak terhadap output organisasi.

baca juga: definisi manajemen

Umpan balik dalam lingkungan memberikan masukan bagi organisasi tentang seberapa baik organisasi memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas. Tanpa adanya keinginan konsumen untuk mengguna nakan produk-produk organisasi, sangat sulit bagi organisasi untuk beroperasi atau bertahan di bidang usahanya dalam jangka panjang.

C.     Pendekatan Hubungan Manajemen Kontingensi

Sementara pendekatan klasik, perilaku, dan kuantitatif berusaha mencari pendekatan-pendekatan manajemen yang universal, dan dapat digunakan kapan dan di mana pun, pendekatan kontingensi justru berusaha untuk menvusuaikan antara tanggapan manajerial dengan peluang dan permasalahan yang ada dalam berbagai macam situasi. Dalam pendekatan ini yang dicari bukan lah cara-cara terbaik untuk mengatasi situasi tersebut, melainkan berusaha membantu manajer untuk dapat memahami perbedaan perbedaan situasional tersebut dan menanggapinya dengan cara cara yang tepat.

Implementasi dari pendekatan kontingensi telah banyak dipergunakan pada berbagai bidang dan fungsi dalam organisasi seperti pemasaran, motivasi, kepemimpinan, strategi, dan penetap ankeputusan-keputusan penting. Oleh karena itu, pendekatan kon tingensi lebih banyak memasukan unsure.

Demikianlah artikel tentang Berbagai Pendekatan Hubungan Manajemen

REFERENSI:

L Daft, Richard. 2005. Manajemen. Jakarta: Erlangga.

Priyono. 2007. Pengantar Manajemen. Sidoarjo: Zifatama Press

Ramli, Rusli, dkk. 2017. Asas-Asas Manajemen. Tanggerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka

Wibowo, sapurno. 2009. Pengantar Manajemen Bisnis. Politeknik Telkom. Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated