pengumpulan data tindakan kelas

PENGUMPULAN DATA PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Pengumpulan data penelitian tindakan kelas dilakukan selama proses pelaksanaan perbaikan. Dalam PTK, pengumpulan data umumnya dilakukan melalui observasi (pengamatan). Walaupun cara lain juga mungkin untuk dilakukan. Cara lain-lain tersebut adalah a.l.catatan harian, rekaman, angket dan wawancara.

Observasi

Observasi biasanya dilakukan guru pada saat guru sudah melaksanakan tindakan perbaikan. Observasi/pengamatan bertujuan untuk:

Pertama, Mengumpulkan data yang diperlukan menjawab masalah yang sudah teridentifikasi

Kedua, Data ini diolah untuk menjawab pertanyaan penelitian atau menguji hipetesis tindakan  yang sudah dibuat. Apakah layak atau tidak.

Ketiga, Hasil interpretasi data digunakan untuk menata kembali langkah-langkah perbaikan.

Ada 2 jenis observasi yaitu Pertama, low inference observation  dan Kedua, high inference observation. (Flanders seperti dikutip oleh Raka Joni (ed.) 1998).

Low inference observation

hanya merekam data dalam 3 kategori, yaitu pembicaraan guru, pembicaraan siswa dan sepi. Model observasi  ini tidak memerlukan interpretasi pada saat observasi berlangsung. 

High inference observation

interpretasi data langsung dilakukan bersamaan pada saat observasi. Apabila guru merasa sangat kerepotan dalam melakukan observasi sehingga ia lupa melakukan perekaman data (mencatat) atau membuat interpretasi, maka guru dapat menggunakan alat perekam atau minta bantuan teman sejawat.

Secara sederhana, observasi berarti pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan untuk melihat dampak dari perlakuan (tindakan perbaikan) yang diberikan. Menurut Hopkins (1993) ada 5 prinsip dasar atau karakteristik kunci observasi yang baik dan efektif, yaitu:

Pertama, Perencanaan bersama

rencana PTK hendaknya tidak dibuat sendiri, tetapi direncanakan bersama-sama dengan pengamat yang akan membantu guru melakukan pengamatan.  Dalam pengamatan, guru biasanya dibantu teman sejawat. Perencanaan bersama bertujuan membuat kesepakatan tentang hal-hal yang berkaitan dengan proses pengumpulan data melalui pengamatan (a.l.focus, pelajaran yang akan diamati, waktu, teknik pengamatan, apa yang perlu dicatat, instrumen, dll.).

kedua, Focus

pengamatan harus berfokus dan relevan pada tujuan perbaikan yang ingin dicapai

ketiga, Membangun kriteria: misalnya

menentukan target informasi yang ingin dicapai,

perilaku   siswa yang perlu dicatat,

respons siswa,

membuat komentar tentang kejadian-kejadian (hal-hal unik) selama pengamatan, dan

dst.

Keempat, Keterampilan observasi:

Hati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam membuat interpretasi.

Cermat dan akurat dan mempunyai intuisi yang tajam sehingga tahu mana yang perlu atau tidak perlu direkam.

Menguasai atau memahami instrumen atau alat perekam yang digunakan.

Balikan (feedback)

Diberikan segera setelah selesai pengamatan (bisa dalam bentuk diskusi)

Interpretasi data sesuai dengan kriteria yang digunakan

Interpretasi data dilakukan oleh guru sebagai peneliti PTK

Melalui balikan ini, guru langsung bisa melihat apakah PTK sudah cukup satu siklus saja atau dilanjutkan ke Siklus 2.

Pengamatan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Berikut berbagai cara melakukan pengamatan di kelas dalam pelaksanaan PTK:

Observasi terbukaTidak menggunakan lembar observasi atau instrumenPerekaman data dilakukan pada kertas kosongPengamat mencatat segala kejadian yang relevan  dengan upaya perbaikan yang ingin dicapaiHasil observasi disebut catatan harian guru (fieldnote).
Observasi terfokus  Ditujukan mengamati aspek-espek tertentu dari pembelajaran
Observasi terstrukturMenggunakan instrumen observasi yang sudah dibuat terstruktur sesuai dengan variabel-variabel penelitian yang digunakan, sehingga pengamat cukup membubuhkan tanda (ü)
Observasi sistematikHampir sama dengan observasi terstruktur, tetapi dalam pengamatan ini dibuat lebih rinci.Pengamatan tidak hanya melihat dari perubahan perilaku subyek (siswa), tetapi juga melihat komentar dari sisi guru dan suasana senyap.Instrumen disusun secara sistematis berdasarkan masalah yang ingin diteliti. Selanjutnya permasalahan tersebut dijabarkan/dikategorikan  dalam bentuk variabel-variabel yang ingin diukur. Pengukuran dilakukan melalui pengamatan terhadap perilaku siswa, perilaku guru yang mengajar (melakukan perbaikan pembelajaran) dan suasana hening tanpa perlakuan.  

Catatan harian, rekaman, angket dan wawancara.

  Catatan Harian Guru  
Hari/taggal/tahun:………………………………………………………………………………………………………
Pelajaran             : ……………………………………………………………………………………………………..
Waktu                 : …………………… menit
Tujuan perbaikan: ……………………………………………………………………………………………………..                              
kondisi kelas: (gambaran tentang kelas pada saat tindakan perbaikan diberikan),                          …………………………………………………………………………………………………………………………         ………………………………………………………………………………………………………………………….                                 ………………………………………………………………………………………………………………………….          
perilaku siswa: reaksi, respons (ucapan/komentar) tentang materi perbaikan, motivasi belajar, ketertarikan pada pelajaran yang diberikan, dll.        
…. ……………………………………………………………………………………………………………………..         ………………………………………………………………………………………………………………………….                                ………………………………………………………………………………………………………………………….         
interaksi kelas, apakah tetap gaduh, tenang, menyimak, dll.         ………………………………………………………………………………………………………………………….                                ………………………………………………………………………………………………………………………….         …………………………………………………………………………………………………………………………  
Dll. (hal-hal unik, anekdote, dll.         ………………………………………………………………………………………………………………………….                                ………………………………………………………………………………………………………………………….         …………………………………………………………………………………………………………………………         
Catatan/komentar:    

Demikianlah penjelasan singkat tentang pengumpulan data penelitian tindakan kelas, selanjutnya silahkan pelajari Rencana perbaikan pembelajaran penelitian tindakan kelas

Sumber: I G.A.K. Wardhani, Kuswaya Wihardit. Penelitian Tindakan Kelas. 2016. Tanggerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka

43 thoughts on “PENGUMPULAN DATA PENELITIAN TINDAKAN KELAS

  1. Hi there, just became aware of your blog through Google, and found that it’s truly informative. I am gonna watch out for brussels. I will appreciate if you continue this in future. Many people will be benefited from your writing. Cheers!

  2. Wonderful blog! I found it while browsing on Yahoo News.Do you have any tips on how to get listed in Yahoo News?I’ve been trying for a while but I never seem to get there!Appreciate it

  3. I will immediately seize your rss as I can not to find your email subscription hyperlink or e-newsletter service. Do you’ve any? Please let me know in order that I could subscribe. Thanks.

  4. I just like the valuable information you provide to your articles.I’ll bookmark your blog and test once more right here regularly.I am somewhat sure I’ll be informed plenty of new stuff proper here!Good luck for the next!

  5. I do agree with all the ideas you’ve introduced in your post. They’re very convincing and can definitely work. Nonetheless, the posts are too quick for novices. May you please lengthen them a little from subsequent time? Thanks for the post.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated