Syarat mendirikan dan membentuk industri

SYARAT MENDIRIKAN DAN MEMBENTUK INDUSTRI

Syarat mendirikan dan membentuk industri perlu diketahui baik oleh orang yang berniat mendirikan industri maupun pelajar dan mahasiswa yang mempelajari ekonomi dan akuntansi.

Syarat dalam membentuk dan membangun industri

Dalam membangun industri maka terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar industri tersebut dapat berdiri dengan benar dan sesuai dengan aturan. Antara lain:

Pertama, Adanya sumber daya alam yang melimpah menyediakan bahan mentah dan dasar.

Kedua, Terdapatnya tenaga ahli yang terampil di bidangnya yang mampu menjembatani proses produksi dan pengelolaan sumber daya alam.

Ketiga, Banyak modal yang dapat menunjang produksi dan pemasaran.

Keempat, Kondisi daerah yang memiliki fasilitas transportasi yang lancar agar dapat menjalankan distribusi.

Baca juga: Pengertian Industri Dan Identifikasi Kegiatannya

Kelima, Manajemen yang baik untuk memperlancar dan mengatur proses produksi, serta kejujuran dalam melaksanakan tugas.

Keenam, Daerahnya memiliki masyarakat yang siap kearah industri.

Keuntungan Industri

Industri merupakan kegiatan yang mengubah suatu barang dengan tujuan menaikan nilai dari barang tersebut.Selain itu, industri juga memiliki keuntungan sebagai berikut:

Pertama, Memeperbesar kegunaan bahan mentah. Semakin banyak bahan mentah yang diolah dalam perindustrian, semakin besar pula manfaat yang diperoleh.

Kedua, Memperluas lapangan kerja.

Ketiga, Menambah penghasilan penduduk, sehingga menambah pekerjaan kemakmuran.

Keempat, Mengurangi ketergantungan Indonesia pada luar negeri.

Baca juga: Pengertian Kode Etik Profesi Secara Umum

Kelima, Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Keenam, Menghasilkan aneka barang yang diperlukan oleh masyarakat.

Ketujuh, Kegiatan ekonomi menjadi lebih leluasa karena tidak semata-mata tergantung pada lingkungan alam.

Kedelapan, Menambah devisa negara.

Perkembangan Industri

Menurut Rostow perkembangan industri dibedakan menjadi lima tahap yaitu:

Pertama, The Traditional Society (Masyarakat Tradisional)

Masyarakat tradisional adalah suatu masyarakat yang strukturnya dibangun dalam fungsi terbatas, ilmu pengetahuan dan teknologi sangat sederhana dan berpenghasilan rendah.

Kedua, The Precondition for take Off (Pra Kondisi menuju tinggal landas)

Merupakan bentuk masyarakat dalam masa peralihan. Nilai dan cara-cara tradisional mulai dirasakan tidak cocok.Sedangkan nilai-nilai baru muncul dan sangat dibutuhkan. Secara perlahan perubahan-perubahan mulai terjadi

Baca juga: Dua Revolusi Lahirnya Mazhab Ekonomi Klasik

Ketiga, Take Off (Masa Tinggal Landas)

Merupakan masa dimana berbagai kendala terhadap pertumbuhan sudah dapat diatasi. Nilai-nilai dan terobosan baru yang jelas dapat menimbulkan kemajuan masyarakat yang semakin luas.

Keempat, The Drive to Maturity (Menuju ke arah kedewasaan)

Tahap menuju kedewasaan terlalu atau kematangan adalah suatu tahap perekonomian yang tumbuh secara terus-menerus. Produktivitas dari kegiatan industri sangat berarti menentukan pendapatan nasional.

Kelima, The Age if High Mass Consumption (suatu masa masyarakat berkonsumsi tinggi)

Masa masyarakat berkonsumsi tinggi ditandai dengan adanya perkembangan kegiatan industri lebih ditujukan untuk menghasilkan barang-barang konsumsi yang tahan lama.

Demikianlah penjelasan tentang syarat mendirikan dan membentuk industri

Sumber: Abdullah, Thamrin. 2017. Manajemen Produksi dan Industri Kecil. Tanggerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka 

Artkel terkait:

Sumber Kontroversi Dalam Teori Ekonomi

Pasar Monopoli, Oligopoli, dan Konsentrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated