Tanggungjawab melekat pada industri harus diketahui oleh

TANGGUNGJAWAB MELEKAT PADA INDUSTRI

Tanggungjawab melekat pada industri harus diketahui oleh semua pihak yang berkepentingan, seperti pemilik modal, manajerial, karyawan, pemerintah, masyarakat sekitar industri, konsumen dan masyarakat secara umum. Hal ini sangat penting agar tidak ada gesekan antara industri dengan masyarakat atau pemerintah. Tidak ada yang dirugikan karena saling mengerti tanggungjawab masing-masing.

Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk menghasilkan keuntungan.Kegiatan industri salah satunya adalah memproduksi.Produksi adalah kegiatan mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan menjadi barang jadi atau dapat juga berupa jasa.

Dalam kegiatan produksi ini, maka industri akan mengeluarkan atau menimbulkan beberapa resiko seperti limbah yang ditimbulkannya. Maka dari itu, industri memiliki tanggang jawab terhadap konsumen atau pelanggan, pemilik/pemegang saham, karyawan, kreditur, lingkungan alam, dan lingkungan masyarakat.

A Tanggungjawab melekat pada industri terhadap konsumen/pelanggan

Industri memiliki tanggung jawab sosial ketika menghasilkan produk dan ketika menjual produk tersebut yaitu dengan menjamin keselamatan pelanggan dan mencantumkan label peringatan untuk mencegah efek samping negatif. Tanggung jawab industri tersebut harus benar-benar dipertanggung jawabkan ketika terjadi sesuatu pada pelanggan tersebut.

Pada dasarnya konsumen atau pelanggan memiliki beberapa hak, meliputi:

1) Konsumen memiliki hak atas keselamatan,

2) Konsumen memiliki hak untuk memperoleh informasi,

3) Konsumen memiliki hak untuk memilih,

4) Dan konsumen memiliki hak untuk didengarkan.

B Tanggungjawab melekat pada industri terhadap pemilik/pemegang saham

Manajemen yang baik akan berusaha meningkatkan kinerja perusahaan secara etis sehingga berdampak pada kenaikan harga saham dan perolehan deviden. Berikut tanggung jawab perusahaan terhadap pemegang saham/pemilik:

Baca juga: Pengertian Industri dan Identifikasi Kegiatannya

1) Memastikan dana dari investor digunakan dengan sebaik-baiknya,

2) Transparan dan accountable pada pemegang saham,

3) Dan menghindari high cost management.

C Tanggungjawab melekat pada industri terhadap karyawan

1) Keselamatan para karyawan

Keselamatan karyawan meliputi yaitu menyediakan fasilitas kerja yang aman bagi karyawan dengan memantau secara ketat proses produksi. Ini berupa:

i Tempat kerja yang representatif,

ii Peralatan dengan faktor keamanan yang memenuhi syarat,

iiiDan savety working, seperti masker, sabuk pengaman, kaos tangan, sepatu boot, dan lain-lain.

2) Perlakuan yang semestinya oleh karyawan lain

iMemahami keragaman-mengintegrasikan karyawan dengan berbagai latar belakang berbeda agar belajar bekerja bersama guna mencapai tujuan bersama perusahaan. Seperti gender, pandangan politik, agama atau keyakinan, dan lain-lain.

iiMencegah terjadinya pelecehan, seperti pelecehan seksual, dan lian-lain.

3) Peluang yang setara bagi semua karyawan

Industri memiliki tanggung jawab terhadap karyawan dimana industri tersebut membuka kesempatan dan perlakuan yang sama terhadap semua karyawan dari perusahaan tersebut. Industri tersebut tidak membenarkan perlakuan diskriminasi seperti asal daerah/negara, gender, dan tindakan afirmatif (sekelompok tindakan yang dimaksudkan untuk meningkatkan peluang bagi kaum minoritas dan wanita).

Selain itu, karyawan juga memiliki hak sebagai berikut:

i) Hak atas kerjaan,

ii) Hak atas upah yang adil,

iii) Hak untuk berserikat dan berkumpul,

iv) Hak atas perlindungan keamanan dan keselamatan,

v) Hak untuk diproses hukum secara sah,

vi) Hak untu diperlakukan secara sama,

vii) Hak atas rahasia pribadi,

viii) Dan hak atas kebebasan suara hati.

D Tanggung jawab terhadap kreditur

Industri juga memiliki tanggung jawab terhadap kreditur atau peminjam uang seperti bank, dan lain-lain.Tanggung jawab tersebut dapat berupa sebagai berikut.

i) Wajib memenuhi tanggung jawab keuangan pada kreditur.

b) Jika terdapat masalah keuangan diinformasikan kepada kreditur seperti penundaan jatuh tempo, saran perbaikan kondisi keuangan, dan lain-lain.

Baca juga: Pengertian Kode Etik Profesi Secara Umum

c) Hindari rekayasa untuk meningkatkan limit kredit.

d) Konsekuensi jika perusahaan tersebut wanprestasi.

E Tanggung jawab terhadap lingkungan alam

Dalam proses produksi, perusahaan atau industri tersebut akan mengeluarkan limbah atau kotoran dari produksi tersebut. Limbah tersebut dapat merugikan lingkungan alam yaitu berupa polusi.Maka dari itu, perusahaan tersebut wajib bertanggung jawab atas polusi yang terjadi.Berikut beberapa bentuk tanggung jawab industri atau perusahaan terhadap polusi.

a. Meminimalkan dampak polusi udara yaitu sebagai berikut:

Akibat proses produksi dan produk yang dihasilkan pasti mengakibatkan polusi udara: I

i Mengubah proses produksi sehingga meminimalkan CO2 (Karbondioksida) yang dilepaskan ke udara.

ii Gerakan sadar lingkungan efek rumah kaca.

iii Aturan standar tingkat toleransi polusi udara.

b. Meminimalkan dampak polusi tanah.

Dampak polusi tanah ini terjadi karena akibat limbah padat maupun cair selama produksi dan akibat hasil produksi yang tidak ramah lingkungan.Maka dari itu, beberapa langkah dapat meminimalkan dampak polusi tanah tersebut.

i. Mengubah proses produksi sehingga meminimalkan limbah kimia cair yang berbahaya.

ii. Standardisasi AMDAL seperti membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

iii. Mengelola limbah padat (tidak dapat membusuk)

iv. Memanfaatkan produk daur ulang.

F Tanggung jawab terhadap lingkungan masyarakat

Tanggung jawab industri terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diwujudkan dengan melaksanakan CSR (Corporate Social Responsibility).Dengan menggunakan CSR, perusahaan tidak hanya mendapatkan keuntungan ekonomi, tetapi juga keuntungan secara sosial.

CSR pada umumnya berdasarkan nilia-nilai etis penghargaan perusahaan terhadap keberadaan serta peran seluruh tenaga kerja, masyarakat, lingkungan sosial maupun lingkungan alam. Rusaknya kehidupan sosial masyarakat dan lingkungan alam dapat dipastikan akan mengganggu bahkan menghentikan proses produksi perusahaan.

Baca juga: Mazhab Ekonomi Sosialis Utopis

Melalui CSR perusahaan dapat membangun reputasinya, seperti meningkatkan citra perusahaan, pemegang saham, merek perusahaan, maupun bidang usaha perusahaan.Semangat CSR diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antar perusahaan, masyarakat dan lingkungan.CSR juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan kehidupan sosial ekonomi masyarakat local dan masyarakat luas pada umumnya.

G Tanggung Jawab Sosial Dunia Industri/ Usaha

Dunia usaha atau dunia industri (DU/DI) adalah mitra pemerintah dan masyarakat yang paling penting dalam merespon kebijakan pemerintah.Tanpa dukungan dari dunia industri dan dunia usaha kebijakan ini tidak dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian, sebagai salah satu komponen pendidikan, dunia industri memiliki peran yang strategis dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan formal dan nonformal.

Berkaitan dengan hal tersebut, menurut Bunbun , W. Korneli (2008) pihak dunia industri hendaknya secara sadar, bertanggung jawab dan professional membantu program-program pengembangan pendidikan, khususnya lembaga nonformal seperti kursus.

Peran serta dunia usaha yang diharapkan itu dapat meningkatkan motif para peserta didik dalam memasuki dunia kerja karena ada tantangan yang jelas ke depannya, yaitu dalam rekrutmen tenaga kerja.Hal ini berbeda pada jenis sekolah formal dimana outputnya masih bersifat umum dan belum memiliki keahlian khusus.

Pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan di semua tingkatan juga harus konsisten dalam menerapkan kebijakannya.Fasilitas penunjang pendidikan nonformal harus mendapat perhatian dan teranggarkan secara jelas, begitupun para pengelola dan atau instrukturnya harus mendapat perhatian dalam jenjang pembinaan kariernya.

Artikel terkait:

Kritik Pemikiran Mazhab Ekonomi Sosialis

Pemikiran Say, Malthus, dan David Ricardo

One thought on “TANGGUNGJAWAB MELEKAT PADA INDUSTRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Releated